Tanpa wujud kau menerpa wajahku
Membuat sejuk membersamai lamunanku
Dengan hati yang sedang memendam rindu
Kau hadir tanpa aku suruh
Angin iya angin
Yang menemani setiap malamku
Mendinginkan setiap egoku
Datang bersama kenangan lamaku
Bersama nafas semilirmu
Kenangan indah bersama kekasihku
Yang selalu jadi teman disetiap ceritaku
Menemani setiap perjalanan hidupku
Hingga akhirnya pergi tanpa pamit dulu
Kenangan itu selalu membekas dalam pikiranku
Menusuk setiap relung jantungku
Membuat lemah daya tahan tubuh
Hingga hanya bisa melamun dalam semu
Angin...
Bersamamu setiap malam aku merindu
Jumat, 24 April 2020
Sabtu, 04 April 2020
Saatnya pulang
Sudah saatnya pulang setelah mengejar sebuah raga yang tak bernyawa
Sudah seharusnya berhenti berharap pada raga yang tak menerima
Bahkan seharusnya melupakan untuk raga yang tak pernah mau singgah
Iya, saatnya pulang
Mengistirahatkan hati yang lelah
Lelah mengejar yang tak pernah tergapai
Mengubur rasa yang bahkan tak pernah sampai
Sekarang, saatnya pulang
Sebelum palung laut makin dalam
Sebelum nanti malah tak bisa merelakan
Iya sudah tepat, sekarang saatnya pulang.
Sudah seharusnya berhenti berharap pada raga yang tak menerima
Bahkan seharusnya melupakan untuk raga yang tak pernah mau singgah
Iya, saatnya pulang
Mengistirahatkan hati yang lelah
Lelah mengejar yang tak pernah tergapai
Mengubur rasa yang bahkan tak pernah sampai
Sekarang, saatnya pulang
Sebelum palung laut makin dalam
Sebelum nanti malah tak bisa merelakan
Iya sudah tepat, sekarang saatnya pulang.
Sabtu, 18 Januari 2020
Dulu menjadi sekarang
Dulu dengan mudahnya merengek didepan umum tanpa malu meminta mainan baru agar bisa disombongkan ke temen" sekolah
Dulu tak banyak masalah, paling" masalahnya cuma gak dibolehin ibu jajan es sembarangan pinggir sekolah tapi bandel akhirnya ketahuan dan berakhir nangis dipojokan
Dulu punya banyak banget temen main, kemana" selalu rame", sampek" membentuk sendiri sebuah keluarga ada yang jadi kepala keluarga, ibu, kakak, adek, nenek, kakek, opa, oma, cucu, cicit dan masih banyak lagi😅
Dulu punya aktifitas rutin setiap libur sekolah jalan" pagi buta, siang" main ke sawah, kadang ngambilin mangga tetanga, sorenya bersepeda, sampek kadang pulang rumah sudah gak dianggap keluarga
Dulu gak pernah mikir masa depan yang penting besok makan sama main udah itu aja
Dulu sering ditanya cita" kalo udah gede mau jadi apa? guru, dokter, polisi, tentara pasti kebanyakan itu jawabanya
Hemm itu dulu tapi sekarang sudah berbeda, dituntut untuk dewasa jadi harus mengubah dulu menjadi sekarang...
Sekarang mau minta uang terus"an agak sedikit sungkan, akhirnya harus puter otak untuk ngirit uang jatah
Sekarang udah gak perlu mainan baru lagi, yang dibutuhin sekarang hanya kebersaman bareng keluarga tercinta
Sekarang masalah terus saja datang, mungkin ujian dari proses pendewasaan, tapi tetap syukuri saja ya...
Sekarang semakin dewasa semakin sedikit teman, karena harus punya circle pertemanan sendiri, gak papa sedikit teman yang bener" tau kita dan bisa menerima kita apa adanya
Sekarang libur sekolah udah gak jaman main keluar rumah, cukup youtube.an sambil rebahan dikamar atau di depan tv pun bisa
Sekarang tambah hari bulan tahun selalu mikir masa depan, besok mau ngapain, bisa gak ya hidup mandiri, bisa gak ya cari uang sendiri, bisa gak ya ngebahagiain orang tua, bisa gak ya blablalabla
Sekarang kalo ditanya cita" waktu kecil kan mau jadi ini itu, kalo udah gede gimana mau mengubah? Jawabnya gak tau bingung mau jadi apa, yah kadang gak banyak yang tetep kekeh sama cita" masa kecilnya, tapi banyak juga yang melenceng mengubah cita" masa kecilnya menjadi seseorang yang sukses aja lah pokoknya.
Langganan:
Postingan (Atom)