Tanpa wujud kau menerpa wajahku
Membuat sejuk membersamai lamunanku
Dengan hati yang sedang memendam rindu
Kau hadir tanpa aku suruh
Angin iya angin
Yang menemani setiap malamku
Mendinginkan setiap egoku
Datang bersama kenangan lamaku
Bersama nafas semilirmu
Kenangan indah bersama kekasihku
Yang selalu jadi teman disetiap ceritaku
Menemani setiap perjalanan hidupku
Hingga akhirnya pergi tanpa pamit dulu
Kenangan itu selalu membekas dalam pikiranku
Menusuk setiap relung jantungku
Membuat lemah daya tahan tubuh
Hingga hanya bisa melamun dalam semu
Angin...
Bersamamu setiap malam aku merindu
Jumat, 24 April 2020
Sabtu, 04 April 2020
Saatnya pulang
Sudah saatnya pulang setelah mengejar sebuah raga yang tak bernyawa
Sudah seharusnya berhenti berharap pada raga yang tak menerima
Bahkan seharusnya melupakan untuk raga yang tak pernah mau singgah
Iya, saatnya pulang
Mengistirahatkan hati yang lelah
Lelah mengejar yang tak pernah tergapai
Mengubur rasa yang bahkan tak pernah sampai
Sekarang, saatnya pulang
Sebelum palung laut makin dalam
Sebelum nanti malah tak bisa merelakan
Iya sudah tepat, sekarang saatnya pulang.
Sudah seharusnya berhenti berharap pada raga yang tak menerima
Bahkan seharusnya melupakan untuk raga yang tak pernah mau singgah
Iya, saatnya pulang
Mengistirahatkan hati yang lelah
Lelah mengejar yang tak pernah tergapai
Mengubur rasa yang bahkan tak pernah sampai
Sekarang, saatnya pulang
Sebelum palung laut makin dalam
Sebelum nanti malah tak bisa merelakan
Iya sudah tepat, sekarang saatnya pulang.
Langganan:
Postingan (Atom)